Indonesia Berani Perempuan Berdaya
Usulan pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke lokasi lainnya telah berpolemik sejak rentang kepemimpinan Presiden Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah menjadi wacana selama puluhan tahun itu, Presiden Joko Widodo “berani action”, memulai proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), meski konsep system perencanaan pembangunannya terkesan terburu-buru untuk satu tingkatan keputusan berskala nasional. Paling tidak Jokowi sudah berani memulainya.
Pemindahan IKN sendiri bukan baru terjadi di Indonesia, sudah ada beberapa negara di dunia melakukannya. Diantaranya, Inggris dari Winchester ke London. Brasil dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Kemudian di Asia ada Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Myanmar dari Yangon ke Naypyidaw, dan Negara tetangga Malaysia memindahkan kantor-kantor pemerintahannya ke Putrajaya, sebuah kota berjarak 25 kilometer dari Kuala Lumpur.
Selamat Membaca…
Lukman A. Salendra
