Merajut Asa Pariwisata Indonesia

Indonesia sebagai negara yang letaknya sangat strategis diapit oleh dua samudra dan dua benua serta dilintasi Garis Khatulistiwa berdampak pada kondisi alam dengan kekayaan dan keragaman hayati. 

Pemerintah melalui Kementrian Pariwisata harus bisa memaksimalkan kekayaan dan keindahan alam ini menjadi industri pariwisata. 

Semester pertama di tahun 2025 kementerian Pariwisata (sudah terpisah dengan Ekonomi Kreatif) masih belum nampak gebrakan yang signifikan dari banyaknya target kerja termasuk kontribusi terhadap PDB yang ditar- getkan naik 21 persen dibanding periode sebelumnya dan target 14,6 hingga 16 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Kementerian Pariwisata pada akhirnya tidak lagi konsentrasi pada destinasi unggulan karena semua daerah wisata di Indonesia adalah destinasi unggulan yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal. Semoga.

Yudi Sinaga

11081-ANTV/WU/DP/IX/2021/14/04/73

Gpriority edisi 4 - 2024
Gpriority edisi 4 - 2024
GPriority ed5 2024
GPriority Edisi 5 2024
GPriority Edisi 6 2024
GPriority Edisi 1 - 2025
GPriority Edisi 2 - 2025
GPriority Edisi 3 - 2025